HASIL PERTEMUAN ANTARA DEKANAT DENGAN FORBAMA DAN KOMUNITAS 19 MEI 2016

Pembangunan lapangan olahraga FISIP masih mangkrak, fasilitas kampus masih banyak yang belum layak, Teater Kolam belum termanfaatkan dengan baik karena belum dilengkapi atap dan stage yang sempit, serta masih banyak lagi permasalahan fasilitas kemahasiswaan di FISIP. Atas dasar itu, BEM FISIP UI 2016 mencoba mengadvokasikan dengan pihak Dekanat dan mendesak diadakannya pertemuan antara pihak Dekanat dengan mahasiswa selaku stakeholders terkait.

Pada hari Rabu, 19 Mei 2016, akhirnya Dekanat bersedia mengadakan pertemuan dengan lembaga formal kemahasiswaan di FISIP (FORBAMA) beserta komunitas untuk membahas fasilitas di lingkungan FISIP UI terutama soal lapangan olahraga. Pihak Dekanat dihadiri oleh Dekan FISIP UI langsung, Bapak Dr. Arie Setiabudi Soesilo, M.Sc, Wakil Dekan Bidang Sumber Daya, Ventura, dan Administrasi Umum, Ibu Dr. Titi Muswati Putranti, M.Si, dan didampingi oleh hampir semua unit terkait dengan fasilitas kemahasiswaan seperti perwakilan dari Bidang Pengeloaaan dan Pemeliharaan Fasilitas (PPF), Unit Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lingkungan (K3L), dan Unit Satuan Pengamanan (Satpam).

Diskusi berlangsung secara kekeluargaan dan konstruktif, serta beberapa komunitas pun angkat bicara terkait permasalahannya langsung di “lapangan” dan kebutuhan yang mesti disediakan.

Dari pertemuan tersebut, pihak mahasiswa berhasil mendorong diberitahukannya informasi penting serta tercapainya kesepakatan yang signifikan. Diantaranya:

  1. Pembangunan lapangan olahraga FISIP UI mangkrak akibat sponsor yang membatalkan kerjasama. Namun, pada akhirnya pembangunan tersebut menggunakan anggaran yang disediakan oleh UI. Dengan penggunaan anggaran UI tersebut, maka ada beberapa prosedur yang mesti dipenuhi yaitu pelelangan vendor. Pelelangan vendor memakan waktu satu bulan sejak Mei. Apabila sudah terpilih vendornya, pembangunan akan segera dilaksanakan.
  2. Pembangunan lapangan olahraga FISIP UI sudah menjadi prioritas pembangunan dekanat dan telah dianggarkan, sehingga mesti terserap anggarannya tahun ini. Ditargetkan telah selesai saat masuk perkuliahan semester ganjil 2016 pada bulan September dan sehubungan akan diselenggarakannya Liga FISIP UI 2016 (Kompetisi Olahraga Basket dan Futsal untuk Kampus Sosial Humaniora se-Jabodetabek) juga.
  3. Selama pembangunan lapangan FISIP masih berlangsung dan komunitas-komunitas terkait seperti FISIP Basketball Club (FBC), Komunitas Bola FISIP (KBF), dan Komunitas Voli FISIP mesti menyewa lapangan diluar, dekanat membuka kesempatan untuk menanggung biaya penyewaan lapangan tersebut.
  4. Apabila lapangan FISIP masih dalam proses pembangunan di Bulan September (tentu tidak diharapkan), dekanat juga membuka kesempatan untuk menanggung biaya penyewaan lapangan bagi penyelenggaraan Liga FISIP UI 2016.
  5. Untuk pengembangan komunitas yang lebih baik, BEM FISIP UI 2016 dan komunitas telah menyampaikan keinginannya agar setiap tahun dianggarkan dana pengembangan komunitas berupa dana rutin bulanan terutama untuk biaya pelatih dan pengadaan barang. Dekanat telah membuka kesempatan melalui penganggaran di Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) 2017. Dekan bahkan menjanjikan tidak perlu menunggu 2017 karena untuk tahun 2016 akan diupayakan bantuan dana dari alumni.
  6. Untuk mendukung aktivitas kesenian di FISIP dan berdasarkan advokasi yang telah dilakukan, dekanat akan segera memulai pembangunan Amphitheatre (Teater Kolam) dengan perluasan stage, perbaikan tribun, dan pemasangan atap/penutup. Dekan mengatakan telah mendapatkan calon pendonor dari jaringan alumni. Tanggal 31 Mei calon pendonor ini akan mulai melakukan peninjauan. Dekan juga sepakat untuk bertekad menyelesaikan pembagunan Teko ini sebelum pelaksanaan Gelmab 2016.
  7. Terkait kebutuhan akan ruangan kesekretariatan Himpunan Mahasiswa dan Badan Semi Otonom (BSO) yang ada di FISIP UI, fakultas menjanjikan akan mengusahakannya. Untuk ruangan HM, dekanat akan mencoba berkoordinasi dengan Departemen/Prodi untuk penyediaan ruangan.
  8. Barang-barang dan arsip kegiatan kemahasiswaan membutuhkan tempat penyimpanan. Oleh karena itu, telah diadvokasikan untuk pengadaan loker atau lemari penyimpanan barang komunitas dan lembaga di Ruang Sekretariat Bersama (Sekber). Keamanan barang tersebut juga menjadi fokus agar ditingkatkan penjagaannya. Dekanat berjanji akan mengusahakannya.
  9. Aspirasi untuk memperpanjang jam operasional MBRC terutama menjelang masa ujian telah disampaikan. Dekanat menjanjikan untuk mengusahakannya.
  10. Toilet yang sedang direnovasi akan terus dilanjutkan. Adapun toilet baru untuk mahasiswa yang sudah bisa digunakan adalah toilet di gedung N.
  11. Ruang fotografi FISIP UI dengan fasilitas yang sebenarnya relatif baik namun tidak terawat karena jarang dipakai, diusahakan agar bisa dipakai oleh komunitas fotografi di FISIP, Full Frame. Hal ini telah disampaikan dan dekanat berjanji mengusahakannya.
  12. Komunitas Tari FISIP (KTF) menyampaikan keluhannya terkait dengan tempat latihan di Gedung F lantai 3 yang sudah tidak layak mengingat keramik ubinnya sudah retak. Dekanat merespon dengan memberikan izin KTF latihan sementara di ruangan gedung H. Gedung F lantai 3 sendiri akan segera direnovasi dan digunakan untuk ruang dewan guru besar dan ruang sementara dosen Sosiologi.
  13. Pembangunan Gedung C telah mendapatkan pendonor. Gedung C akan dibangun setinggi 8 lantai untuk keperluan ruangan-ruangan yang sebelumnya terbakar seperti Departemen Sosiologi, Pusat-Pusat Kajian (Puska), serta akan dibangun auditorium di dalamnya. Di bagian lantai dasar, akan dibangun ruang publik baru bagi warga FISIP UI seperti kafetaria, selasar untuk belajar, dsb. Pembangunan akan dimulai tahun 2016 ini.
  14. Parkiran FISIP akan direnovasi dengan perbaikan atap.
  15. Ruangan ex-Alae dan Bloc akan diisi ventura yakni suatu restoran. Sudah ada yang booking dan sedang dalam proses.
  16. Selain poin diatas, dekanat juga menjelaskan beberapa rencana pembangunan yaitu: 1) Gedung Serba Guna berkapasitas 1000 orang (sudah ada pendonor); 2) Penataan Plaza FISIP disertai tempat-tempat menongkrong untuk belajar dan diskusi, serta akan dibangun pula semacam landmark FISIP UI (sudah ada pendonor); 3) Perbaikan kolam dekat Kantin Taman Korea (Takor); 4) Perbaikan pos satpam
  17. Secara keseluruhan terkait penggunaan dana yang dimiliki FISIP UI, prioritas dekanat sebenarnya adalah untuk pengembangan akademik (konferensi, penelitian, kuliah, dosen, dll) karena menurutnya UI adalah kampus riset. Sehingga untuk pembangunan fisik, dekanat lebih memilih jalur kemitraan dengan memanfaatkan jaringan relasi yang dimiliki terutama dari alumni dan jalur kemitraan ini birokrasinya tidak serumit dana dari FISIP maupun dari UI.

Semua hasil diskusi dan kesepakatan positif yang tercapai diatas merupakan karya kita bersama. Namun, kita tidak akan membiarkan hal ini hanya menjadi wacana dan rencana. Pengawalan agar rencana ini bisa menjadi kenyataan, mutlak mesti dilakukan. Mari Bergerak, Berkarya, Bersama!