,

Kubik: Sore yang Informatif

Perubahan sistem pembayaran biaya kuliah yang akan diberlakukan oleh Universitas Indonesia perlu dikomunikasikan dengan mahasiswa. Dirasa penting karena, dengan mengetahui dan memahami, mahasiswa diharapkan bisa mengawal secara aktif dan konsisten masa transisi ini. Oleh karena itu, BEM FISIP UI 2015 mengadakan Diskusi Publik atau disebut dengan Kubik.

Iffa – Ketua Pelaksana Acara Kubik

Mimik serius dan santai tampak dari wajah para peserta yang hadir pada hari Kamis (12/3) sore. Kubik, yang merupakan hasil kolaborasi antara Departemen Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa dengan Departemen Kajian dan Aksi Strategis ini, memilih Dinie Ulfa Amaliya (Ilmu Komunikasi 2014) sebagai ketua pelaksana Kubik. Dinie Ulfa Amaliya, atau akrab dipanggil sebagai Iffa, berkata bahwa diskusi ini  berusaha menyampaikan informasi tentang perubahan sistem pembayaran biaya kuliah dari sistem BOPB (Biaya Operasional Pendidikan Berkeadilan) menjadi sistem UKT (Uang Kuliah Tunggal). Perubahan ini akan dimulai pada penerimaan mahasiswa baru tahun 2015.

Diskusi dimulai dari pukul 16:30 WIB dan bertempat di selasar MBRC. Pemilihan tempat sendiri, alasan mengapa ditempatkan di area terbuka, agar publik bisa dengan mudah terlibat dalam diskusi. Ada sekitar 70an orang yang mengikuti diskusi dan tidak hanya dari mahasiswa FISIP saja yang mengikutinya, tetapi juga ada dari fakultas lain. Antusiasme mahasiswa bisa dilihat dari banyaknya mahasiswa yang menjadi peserta diskusi.

Tema yang diangkat dalam “Kubik” adalah “Serupa Tapi Tak Sama”. Hal ini dikarenakan perbedaan antara BOPB dan UKT yang menjadi permasalahan. Di dalam sistem UKT di UI memiliki sistem pembagian kelas menjadi A, B, C, dan D yang sebelumnya tidak ada di BOPB. Selain itu, ada juga perubahan dengan penyederhanaan berkas yang akan dipersiapkan oleh mahasiswa baru UI.

Obrolan malam itu sungguh mengalir dengan hangat dan dekat, antara pembicara dengan peserta. Terdapat makanan ringan yang disajikan panitia untuk membangun suasana santai. Ada dua pembicara yang hadir yaitu Abdelhaq Setya S. dari perwakilan MWA UI dan M. Delly Permana sebagai perwakilan Tim 5. Lalu, Hafizh Nuur dari BEM FISIP UI dipilih sebagai moderator sore itu. Menariknya, pembicara kali ini adalah anggota Tim 5 yang ikut serta dalam rapat pembuatan keputusan UKT dan bertugas untuk mewakili unsur mahasiswa bersama MWA UI.

Sebagai informasi, sesusungguhnya sistem UKT sudah dijalanankan dari tahun 2012 dengan disahkannya UU Kemendikbud no. 12 tahun 2012 yang berisi bahwa seluruh universitas negeri harus menjalankan UKT. Namun, dikarenakan saat itu UI dijabat oleh rektor sementara, maka pemerintah memberi waktu 2 tahun sebagai masa tenggat pelaksanaannya.

Diskusi yang hangat ini pun akhirnya ditutup dengan suguhan musik menghibur dari Trixie Bianca dan Luthfi Amri. Sungguh sore yang sangat informatif!