Notulensi Diskusi DIREKAM 2016 – 23 Desember 2016

Pada Jumat lalu (23/12/2016) Adkesma BEM FISIP UI telah menyelenggarakan program kerja DIREKAM 2016. Program kerja tersebut diselenggarakan oleh BEM FISIP UI guna menghimpun aspirasi mahasiswa FISIP UI dan mengawal realisasi hasil forum-forum advokasi yang didiskusikan bersama dengan Dekanat dan jajarannya. DIREKAM 2016 mengangkat tema “Kawal Aspirasi Kita” dan pelaksanaannya berlangsung di Ruang Nurani Gedung A. Acara ini dihadiri oleh Dr. Arie Setiabudi Soesilo, MS.c selaku Dekan FISIP UI beserta jajarannya yang turut terlibat dalam diskusi selain itu Departemen Advokasi Kesejahteraan Mahasiswa BEM FISIP UI, ketua dan wakil ketua BEM FISIP UI 2016 serta ketua dan wakil ketua BEM FISIP UI 2017 terpilih hadir sebagai perwakilan mahasiswa dalam acara DIREKAM 2016 ini.

Acara ini diawali dengan pemaparan riset yang telah dilakukan oleh Departemen Advokasi Kesejahteraan Mahasiswa BEM FISIP UI terkait dengan fasilitas-fasilitas yang ada di FISIP UI, beberapa indikator yang dinilai diantaranya adalah durasi pemakaian fasilitas, sumber daya manusia, kondisi fisik dan prosedur pemakaian fasilitas, selain itu juga dipaparkan hasil-hasil advokasi yaitu berbagai proses atau pencapaian pembangunan yang telah dilakukan dan pemaparan karya dan rangkaian acara yang terakhir adalah Penyerahan Buku “Dari Kami untuk Dekan”. Selama proses diskusi berlangsung, terdapat poin-poin penting yang disampaikan, terutama di bidang fasilitas.

Fasilitas pertama yang dibahas adalah toilet. Toilet FISIP UI pada awal 2016 masih dalam keadaan mengkhawatirkan dan akhirnya diadakan perbaikan toilet-toilet yang ada di FISIP yang masih berlangsung hingga bulan Desember. Pembangunan tidak hanya difokuskan untuk kebutuhan mahasiswa tetapi juga untuk kebutuhan karyawan dan dosen-dosen, selain perbaikan yang telah dilakukan di toilet-toilet gedung H dan E yang nantinya akan dilanjutkan pembangunannya ke lantai-lantai atas gedung tersebut. Saat ini perbaikan toilet sedang terjadi di toilet gedung A. Perbaikan toilet memang dikerjakan secara satu persatu, tidak bisa sekaligus karena terkendala beberapa hal salah satunya adalah biaya, selain itu apabila ingin dikerjakan sekaligus dalam satu periode maka harus mengadakan lelang dan belum tentu menemukan tender yang hasil pekerjaannya sesuai dengan yang diinginkan. Kemudian terkait dengan keluhan mahasiswa mengenai toilet gedung F yang selalu terkunci, dekan menanggapi dengan memberikan penjelasan bahwa toilet gedung F hanya diperuntukkan untuk tamu pengguna Auditoriun Juwono Sudarsono (AJS) sehingga tidak dibuka secara umum untuk mahasiswa. Dekan juga menekankan agar mahasiswa dan masyarakat FISIP lainnya untuk menjaga dan merawat toilet yang ada, kalau bisa membuat campaign untuk menjaga dan merawat toilet yang ada.

Kemudian Miriam Budiardjo Researh Center atau yang dikenal dengan nama MBRC, setelah sebelumnya MBRC tidak memiliki kepala pimpinan, akhirnya setelah melewati proses yang panjang terpilihlah pimpinan baru MPRC yaitu Ibu Evi Fitriani yang dari Departemen Hubungan Internasional akan mulai bertugas mulai tahun depan tepatnya Januari 2017. Pihak Dekanat serta mahasiswa berharap dengan adanya pemimpin yang baru maka sistem dan fasilitas MBRC dapat bekerja semakin maksimal. Kemudian, Adkesma memaparkan beberapa keluhan pada fasilitas MBRC, yaitu mengenai jam operasional yang terlalu singkat. Menanggapi hal tersebut Dekan merencanakan untuk memperpanjang jam operasional MBRC dengan memberikan lahan magang atau beasiswa untuk mahasiswa yang mau membantu menjaga MBRC. Rencana ini dianggap tepat karena jika jam operasional ingin diperpanjang dan tetap menggunakan karyawan maka, karyawan harus lembur, dimana peraturan di UI untuk memberlakukan sistem lembur butuh melalui proses yang panjang. Namun, rencana itu kedepannya akan di diskusikan terlebih dahulu kepada pimpinan baru MBRC. Kemudian mengenai jam peminjaman komputer yang dibatasi, Dekan menanggapi bahwa komputer tersebut memang dibatasi waktu penggunaannya karena komputer tersebut memang diprioritaskan untuk yang tidak memiliki laptop atau komputer, bagi mahasiswa yang memiliki laptop maka disediakan meja untuk menggunakan laptopnya. Selanjutnya untuk memperbaiki kualitas dari MBRC, dekan merencanakan untuk di tahun depan akan lebih diakomodir pengadaan buku di MBRC, sehingga mahasiswa dapat lebih leluasa untuk meminjam buku.

Kemudian, fasilitas yang dibahas adalah ruang kelas. Seperti yang kita tahu, ruang kelas di FISIP UI memiliki standar yang berbeda-beda. Salah satu Wakil Dekan, Ibu titi Muswati Putranti mengatakan bahwa seluruh ruang kelas yang ada di FISIP akan memiliki standar yang sama, yaitu papan tulis, proyektor, AC, jam dinding, dan speaker yang dapat membantu belajar di kelas. Sehingga, untuk perbaikan kelas di tahun depan, dekan menggaris bawahi untuk melengkapi fasilitas kelas seperti pengadaan speaker dan perbaikan proyektor.  Selain itu, Wakil Dekan juga menghimbau untuk menjaga barang-barang yang ada di kelas, seperti ketika ingin menggunakan proyektor, hendaknya meminta tolong kepada office boy  dengan menggunakan remote, sehingga dapat menambah umur pemakaian dari proyektor.

Wifi di FISIP telah diperluas jaringannya hingga ke Taman Korea (Takor) dan Taman Korea Atas (Takor Atas) Dekan menyatakan bahwa kapasitas bandwith sudah dinaikkan dengan bekerja dengan DSTI. Adkesma menjelaskan keluhan mengenai tidak adanya sinyal atau fasilitas Wifi di beberapa titik. Untuk mengatasi permasalahan ini, mahasiswa dapat melaporkan langsung kepada Adkesma BEM FISIP UI terkait wifi di lokasi mana dan di jam berapa yang tidak berfungsi, sehingga pihak infrastruktur dapat segera melakukan perbaikan.

Fasilitas selanjutnya adalah tempat parkir motor FISIP. Pembangunan tempat parkir motor FISIP akan dilangsungkan setelah perbaikan gedung H selesai, karena setelah dilakukan konsultasi tidak bisa dikerjakan sekaligus dengan pertimbangan keselamatan pekerja. Tidak hanya tempat parkir motornya saja yang akan diperbaiki tetapi juga kantor satpam yang ada di dalam tempat parkir motor tersebut. Mengenai daya dukung parkiran motor, Dekan mengakui bahwa kapasitas parkiran motor memang tidak mencukupi mengingat tidak hanya mahasiswa FISIP saja ternyata yang memarkirkan kendaraannya di sana oleh karena itu Dekan mengusulkan untuk memasang stiker FISIP pada kendaraan bermotor guna memastikan kontrol penggunaan lahan parkir, Dekan juga mengungkapkan bahwa terdapat wacana untuk membuat parkiran motor dua lantai.

Selanjutnya, fasilitas Lapangan Bulu Tangkis. Awalnya lapangan tersebut diperuntukkan untuk karyawan FISIP agar mereka dapat berolahraga sehingga dapat menjaga kesehatan tubuh, tidak hanya bekerja. Dekan mengungkapkan bahwa perbaikannya tidak hanya sebatas Lapangan Bulu Tangkisnya saja tetapi juga toilet yang lokasinya tepat dibelakang lapangan bulu tangkis tersebut (Toilet Takor untuk laki-laki), mengingat bangunan toiletnya setelah ditinjau oleh Dekan bangunannya kokoh dan saluran airnya masih lancar, Dekan juga menambahkan bahwa lancarnya saluran air di toilet tersebut sudah menjadi modal utama, hanya tinggal diperbaiki saja. Jadi Dekan telah meminta agar perbaikan lapangan bulu tangkis menjadi satu rangkaian dengan perbaikan toilet yang ada dibelakangnya.

Berikutnya, fasilitas yang dibahas adalah Teater Kolam (Teko). Terdapat beberapa keluhan mengenai tidak adanya colokan dan penerangan di sekitar Teko. Dekan mengatakan bahwa Teko akan direnovasi bagian panggungnya yang akan dilebarkan dan memiliki alas menggunakan keramik. Dekan juga mengatakan bahwa akan ditambah fasilitas colokan agar dapat membantu kegiatan mahasiswa di Teko. Rencana pembangunan tersebut akan dimulai pada bulan Januari 2017.

Selanjutnya, Musholla FISIP, untuk perbaikannya memang sudah pernah dibicarakan oleh pihak panitia dengan dekanat. Dekan mengungkapkan bahwa ia telah bertemu dengan panitianya dan sudah mengevaluasi proposalnya dan proposalnya juga sudah diberikan pada alumni FISIP agar mereka dapat membantu pembangunannya, Dekan juga mengakui bahwa musholla pada bagian wanita memang sering bocor dan sering terkena hujan, akan tetapi Dekan menyatakan perbaikan pada mushalla FISIP berfokus pada saluran air (septic tank) karena sering menimbulkan bau. Selain itu Dekan juga ingin mengganti sound system pada musholla juga ingin diganti agar suara adzan yang dikeluarkan lebih bagus.

Selanjutnya, Dekan menjelaskan mengenai auditorium baru yang akan dibangun di FISIP, yaitu Auditorium Purnomo Prawiro. Dekan menjelaskan bahwa auditorium tersebut akan mulai dibangun pada Maret 2017. Letak auditorium tersebut berada di daerah sekitar bukit Telettubies. Auditorium tersebut dibangun oleh pihak Universitas Indonesia. Rencananya, auditorium tersebut akan memiliki dua lantai. Dekan akan negosiasi pihak Universitas agar lantai satu dapat digunakan untuk mahasiswa FISIP dan pemakaian auditorium tersebut untuk mahasiswa FISIP dapat dipermudah.

Fasilitas terakhir yang dibahas adalah Pusat Pelayanan Administrasi Akademik (PPAA). Keluhan mengenai PPAA kebanyaka mengenai jam operasional PPAA. Aturan mengenai jam operasional PPAA memang sampai jam 4 karena ini sudah merupakan batas jam kerja, sebagai informasi PPAA kini sedang mengikuti sertifikasi ISO9015 yang sudah disusun mengenai jam operasional termasuk jam istirahat dan lain-lain yang mana jika sudah disertifikasi, tidak boleh ada keterlambatan buka dan tutup karena jadwalnya sudah disusun dengan ketat mengingat PPAA sering mendapat keluhan apabila setelah jam istirahat selesai, karyawannya sering terlambat untuk beroperasi kembali untuk melayani kebutuhan administrasi mahasiswa.

Catatan terakhir untuk perbaikan FISIP di tahun 2017, pembangunan gedung C akan segera berjalan, sehingga kemungkinan nantinya akan sedikit mengganggu kenyamanan mahasiswa karena akan masuk alat-alat berat di lingkungan sekitar gedung C. Kemudian perbaikan lift di gedung H akan segera berjalan, dan perbaikan Plasa FISIP UI sedang pada tahap pelelangan untuk memenuhi pendanaannya.

Demikianlah notula diskusi ini kami sampaikan. BEM FISIP UI 2016 khususnya Departemen Adkesma akan selalu berusaha mengadvokasikan kepentingan mahasiswa/i FISIP UI demi kebaikan kampus kita. Mari kawal terus aspirasi kita!