Sambutan KoMa – Mei 2015

Selamat bulan Mei FISIP!

Masihkah kamu ingat dengan Mei? Bulan dimana ribuan anak bangsa bergerak mendobrak segala ketidakmungkinan, merobohkan tembok raksasa keangkuhan penguasa yang sudah terlalu lama mengekang. Tujuh belas tahun yang lalu memang bukan waktu yang singkat, tapi bukan juga waktu yang terlalu jauh untuk kita belajar membaca pola sejarah yang konon berulang. Ya, untuk itu saya ucapkan selamat datang di bulan Mei! Bulan dengan goresan sejarah penuh makna yang tanpanya hari ini tidak akan pernah ada.

Mei memang tidak pernah mengecewakan, selalu saja ada cerita menarik yang mengiringi kehadirannya. Belum juga kita sempat bersiap untuk menyambut, Mei datang lebih dahulu dengan membawa cerita yang membuat kita terkejut. Memang kurang ajar, dengan petantang – petenteng Mei bercerita mengenai penggerebekan narkoba di kampus, dirotasinya 38 satuan keamanan fakultas tanpa kejelasan nasib, masuknya Marinir sebagai komandan satuan keamanan yang baru, sampai dilarangnya pedagang kantin menginap di kampus demi penegakkan aturan jam malam.

Tentu kita harus berbuat sesuatu, tantangan – tantangan itu akan segera menjadi sejarah kemenangan baru di lembar cerita kampus jingga. Untuk itu, sepanjang bulan April – Mei BEM FISIP UI 2015 berusaha mendorong terciptanya kondisi yang baik untuk menjawab tantangan diatas. Persatuan adalah jawaban pertama yang dapat membantu, dan disinilah OLIMFIS hadir sebagai salah satu jalan untuk mempersatukan FISIP melalui olahraga , ada juga PERMEN yang hadir sebagai asupan bergizi yang siap memicu daya kritis mahasiswa, juga Gelas Rupa dengan workshop seninya yang siap mengajak mahasiswa melakukan aktivisme lewat seni, dan TEKAT yang membantu adik – adik SMA untuk mengenali potensi dirinya dalam berkontribusi.

Itu semua hanyalah sedikit dari banyaknya upaya yang dapat kita lakukan untuk menjawab tantangan zaman. Tidak peduli cepat atau lambat buah dari upaya itu dapat dituai manisnya, yang pasti sejarah telah menggoreskan tintanya, bahwa hanya kepada dia yang terus berjuanglah kemenangan akan berpihak. Sebagaimana yang terjadi di bulan Mei, tujuh belas tahun yang lalu.