Pos

, ,

Newsletter BEM FISIP UI – Agustus 2016

[fruitful_btn]Unduh Dengan Mengklik Tombol Ini[/fruitful_btn]

,

FISIP Masuk Desa 2016 : Aksi Nyata Kami Telah Terwujud

DEPOK, BEM FISIP UI – Setelah persiapan selama beberapa bulan—dimulai dari diskusi bersama peserta, panitia, dan fasilitator, susur desa ke Kampung Tegal Panjang, dan team building antara peserta dan panitia dalam Baper Bareng FMD—akhirnya, FISIP Masuk Desa 2016 siap melakukan pengabdian masyarakat bagi warga Kampung Tegal Panjang, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor.

Sesampainya di sana, peserta langsung dibagi dan diantar menuju rumah indung semang masing-masing. Hari pertama ini disebut dengan Senen Wawawuhan atau Senen Berkenalan sehingga peserta mulai berkenalan dengan indung semangnya, mempelajari gaya hidupnya, dan mulai beradaptasi dengan lingkungan Kampung Tegal Panjang. Mulai dari yang disuguhi makanan dari buka puasa hingga menjelang tidur sampai yang mandi di kamar mandi tanpa atap di luar rumah.

fmd-1

 

Di hari kedua, Salasa Ngariung atau Selasa Berkumpul, para indung semang dan ibu-ibu lainnya diajak berkumpul di SD Sukamulya untuk mengikuti kegiatan Usaha Rakyat. Dalam kegiatan ini, ibu-ibu Kampung Tegal Panjang membuat keripik pisang—mulai dari mengupas pisang hingga menggoreng pisang tersebut—kemudian, menentukan sendiri bentuk logo dan nama keripik pisang tersebut karena akan dipasarkan di FISIP usai liburan semester genap ini. Hasil dari penjualan keripik pisang ini akan diberikan kepada ibu-ibu yang ikut serta dalam kegiatan ini.

fmd-2

Selanjutnya, peserta mulai mempersiapkan diri untuk kegiatan Dari FISIP untuk Tegal Panjang dengan target sasaran anak-anak Kampung Tegal Panjang yang telah direncanakan sejak Baper Bareng FMD. Peserta dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok dongeng, kelompok origami, dan kelompok menyanyi. Kelompok dongeng membawakan dongeng berjudul Misteri Kulit Pisang yang mengajarkan anak-anak untuk membuang sampah pada tempatnya agar tidak merugikan orang lain. Kelompok origami mengajarkan anak-anak untuk membuat origami—dengan dua sampai tiga peserta sebagai fasilitatornya—bentuk pakaian, pesawat terbang, dan lain-lain. Terakhir, kelompok menyanyi mengajak anak-anak untuk menyanyikan lagu Libur Telah Tiba dan Lihat Kebunku. Antusias dan semangat dari para peserta dan anak-anak Kampung Tegal Panjang membuat puasa hari itu tidak terasa.

fmd-3

Salasa Ngariung ditutup dengan buka puasa bersama—berupa gorengan, teh manis hangat, dan es buah—di depan rumah Pak RT.

Hari berganti dan FISIP Masuk Desa sudah memasuki hari terakhir. Disebut dengan Rebo Babagi atau Rabu Berbagi, karena peserta membagikan cerita dan pengalaman mereka selama tinggal di rumah indung semang masing-masing kepada peserta lainnya ketika jalan-jalan ke hutan pinus di pagi hari. Ada pengalaman yang senang, seram, canggung, takut, dan lain sebagainya. Kemudian, hari itu dialnjutkan dengan cek kesehatan dan pemberian obat gratis oleh ACT (Aksi Cepat Tanggap) di SD Sukamulya. Antusiasme warga Kampung Tegal Panjang cukup tinggi terlihat dari warga yang berdatangan secara bergantian mulai dari anak-anak hingga lansia.

fmd-4

Sesudah pengobatan gratis diadakan, peserta pamit kepada indung semang masing-masing dan siap untuk kembali ke Depok. Pamitan ini tak jarang diiringi dengan tangis dan doa dari para indung semang.

Tiga hari mungkin waktu yang tidak lama untuk melakukan pengabdian masyarakat, namun FISIP Masuk Desa berusaha untuk memberikan kegiatan yang bermanfaat, baik bagi warga Kampung Tegal Panjang maupun peserta dan panitia yang terlibat. Aksi nyata kami telah terwujud, tetapi tidak berakhir sampai di sini.

,

Tuang Gagasan: FISIP Masuk Desa 2016

“Sebagai fana, kita tak pernah tahu berapa banyak lagi waktu tersisa untuk bersama. Jadi, mari jalin segalanya sebaik dan seindah yang kita bisa.” – Helvy Tiana Rosa

Butuh waktu berapa lama untuk siap berbagi, FISIP?

Read more

, , ,

Tuang Gagasan: FISIPRESIASI 2015

Di penghujung tahun 2015 segala tekad dan keringat sudah kita lewati dengan penuh jatuh bangun, Selama satu tahun kebelakang, hari demi hari menjadi romansa di kampus tercinta, FISIP UI. Anak FISIP dengan segala kesibukannya terus menawarkan segudang cerita yang digoreskan oleh orang – orang ikhlas.  terkhususnya para kontingen dan lembaga FISIP UI. Mereka adalah orang – orang ikhlas yang terus berjuang demi menghasilkan karya teruntuk kebanggaan #SATUFISIP.

Namun, sayang sungguh disayang, tidak banyak anak FISIP sadar dan mengetahui usaha – usaha dari orang – orang ikhlas ini. Bagaimana proses keberlangsungannya dan apa saja usaha-usaha terbaik yang telah diberikan untuk membesarkan nama FISIP UI. Karena untuk mengapresiasi, kita harus terlebih dahulu mengetahui usaha – usaha yang ada untuk diapresiasi dan membagi kebahagiaan tersebut. Hal inilah, yang mendasari Bidang Hubungan Masyarakat BEM FISIP UI 2015 mengadakan kembali FISIPRESIASI di tahun 2015.

Kebersamaan sebagai keluarga dibawah naungan satu rumah, yaitu FISIP memang memberikan cerita bagi masing – masing kita. Cerita akan tawa dan tangis perjuangan selama setahun yang menjadi bahan obrolan bersama, seakan – akan kita adalah satu kesatuan yang memiliki hubungan darah dengan satu sama lain. Menganggap saudara padahal tidak memiliki ikatan biologis apapun. Inilah alasan yang membuat FISIPRESIASI 2015 mengangkat tema kinfolk, yang merupakan kata lain dari kerabat fiktif. Rasa kekeluargaan yang ingin dicapai oleh FISIPRESIASI 2015 juga tertuang dalam taglinenya yaitu, “Semangat Genggam Apresiasi”.

FISIPRESIASI 2015 memiliki dua rangkaian pra-acara, satu malam puncak, dan satu  Kaleidoskop FISIP UI 2015. Pra acaranya sendiri ada Galeri Apresiasi dan Museum FISIP. Galeri Apresiasi sudah berlangsung dari tanggal 23 November – 27 November 2015. Lalu, Museum FISIP, yang berisikan sejarah – sejarah FISIP dan fakta menarik FISIP, akan berlangsung selama 3 hari dari 7 Desember – 8 Desember 2015 di Selasar Gedung C. Semua rangkaian acara ini akan berakhir di Malam Puncak FISIPRESIASI 2015 pada hari Kamis,10 Desember 2015 bertempat di Lapangan Psikologi, Universitas Indonesia. Akan ada penampilan atau pemutaran kembali kontingen FISIP di UI Art War, mulai dari Stand up Comedy, puisi, teater, tari, film, band, vokal grup, dan solo vokal. Selain itu, karya kontingen F4UIAW yang berupa foto, mural, dan lukisan akan dipajang juga. Tidak hanya itu, FISIPRESIASI turut dimeriahkan oleh TigaPagi, Feast, dan Syncopation. Malam Puncak FISIPRESIASI 2015 dibuka untuk umum dan terdapat makanan gratis yang disajikan untuk para pengunjung.

Terdapat satu hal penting yang merupakan hal baru di FISIPRESIASI, yaitu Kaleidoskop FISIP UI 2015. Kaleidoskop FISIP UI 2015 adalah bentuk apresiasi terhadap segala karya, kontribusi dan prestasi mahasiswa FISIP UI. Dengan konten berupa sejarah, rangkuman kegiatan  FISIP selama tahun 2015 dan pandangan masyarakat mengenai FISIP bagi diri mereka. Lebih konkretnya, akan ada Antologi Perjalanan dari Ketua Lembaga, program kerja lembaga, dan pandangan dari anak FISIP. Selain itu, untuk menjaga nilai sejarah agar anak FISIP tidak menjadi masyarakat yang ahistoris, Kaleidoskop FISIP UI 2015 juga akan mengungkap Sejarah #SATUFISIP dan Kaos “Gue Anak FISIP”.

 Semua rangkaian acara FISIPRESIASI 2015, akan menjadi penutup masa kepengurusan lembaga dan juga ajang untuk menutup buku. Ada satu kutipan bagus dari John F. Kennedy,

“Ketika kita bersyukur, kita harus ingat bahwa apresiasi tertinggi adalah bukan sekedar kata-kata, tapi hidup dengan rasa syukur itu.”

Maka, mari datang ke Malam Puncak FISIPRESIASI 2015 dan bersama – sama bersyukur atas pencapaian luar biasa FISIP pada tahun 2015 ini. Karena cara termudah untuk mengapresiasi yaitu hadir dan ikut merayakan bersama kegembiraan yang ada. Menjadikan segala perjuangan dan perjalanan menjadi milik bersama. Bersama-sama mengapresiasi satu sama lain dalam rasa syukur dan sukacita, sebagai satu keluarga, FISIP UI.

Baptista Ezra Dwi Suryananda, Ketua Pelaksana FISIPRESIASI 2015

,

Notulensi Kelas PERMEN

Departemen Kastrat BEM FISIP UI 2015 menghadirkan sekolah pemikiran dengan konsep baru. Konsep yang lebih kekinian, dekat dengan mahasiswa, dan tetap berbobot. Nama dari sekolah pemikiran ini adalah Permen (Perjalanan Mencari Pemikiran). Dalam Permen ini diangkat tiga pemikiran terkemuka di Indonesia, yaitu Islam, Liberalisme, dan Sosialisme. Permen ini diharapkan akan menjadi wadah bagi mahasiswa FISIP untuk meningkatkan kembali ketertarikannya kepada pemikiran yang sarat akan paradigma dan kontekstualnya.

Permen telah diadakan dari tanggal 27 April 2015 sampai dengan 27 Mei 2015 dengan peserta di setiap kelasnya berjumlah 30 orang. Tetapi, ada satu hal penting yaitu Permen tidak hanya ingin meningkatkan kembali ketertarikan kepada pemikiran sebatas yang di kelas yang telah diadakan saja, disini Permen juga ingin agar masyarakat umum, terutama anak FISIP yang tidak ikut ke dalam kelas, bisa mengikuti Permen melalui Notulensi Kelas Permen. Dan, memang banyak orang yang tertarik untuk belajar tetapi belum memiliki kesempatan mengikutinya.

Oleh karena itu, berikut Notulensi Kelas Permen:

  • Notulensi Permen Kelas Islam

Link Notulensi                                        : http://bit.ly/Notulensi_Permen_Islam

Penanggung Jawab Kelas Islam          : Bob Aditya Hidayat (085278345048)

Kami juga menyediakan beberapa video dari kelas-kelas Permen untuk mengetahui bagaimana suasana diskusi berlangsung di dalam kelas.

Silahkan diklik link berikut ini, https://www.youtube.com/user/BEMFISIPUI/

TAMBAHAN: Untuk notulensi kelas Permen lainnya akan kami perbaharui setiap minggunya. Tunggu publikasi dari kami, ya! Selamat mencicipi dan menikmati Permen!

,

Kubik: Sore yang Informatif

Perubahan sistem pembayaran biaya kuliah yang akan diberlakukan oleh Universitas Indonesia perlu dikomunikasikan dengan mahasiswa. Dirasa penting karena, dengan mengetahui dan memahami, mahasiswa diharapkan bisa mengawal secara aktif dan konsisten masa transisi ini. Oleh karena itu, BEM FISIP UI 2015 mengadakan Diskusi Publik atau disebut dengan Kubik.

Read more