, , ,

Tuang Gagasan : FISIP Masuk Desa

“Untuk bisa berbagi tak perlu menunggu sampai Anda berkecukupan, berbagilah mulai sekarang walaupun hanya sebuah senyuman. Karena esensi dari berbagi adalah ketika orang lain merasa bahagia dengan apa yang kita berikan” ― Harly Umboh.

Apakah kita siap untuk berbagi, FISIP?

FISIP Masuk Desa merupakan acara yang diselenggarakan oleh Departemen Sosial Masyarakat BEM FISIP UI 2015 berkolaborasi dengan Departemen Kajian Dan Aksi Strategis BEM FISIP UI 2015. Acara FISIP Masuk Desa dibentuk atas dasar tanggung jawab kita sebagai mahasiswa dalam menjalankan Tri Darma Perguruan Tinggi yang ke-tiga yakni pengabdian masyarakat. Acara pengabdian masyarakat ini kami tuangkan dalam bentuk community service dan social project. FISIP Masuk Desa akan dilaksanakan pada tanggal 13-15 Juni bertempat di Kampung Babakan Ngantai Desa, Karang Tengah. Tujuan acara FISIP Masuk Desa diselenggarakan selain sebagai bentuk pengabdian masyarakat juga sebagai wadah untuk anak FISIP dalam mengembangkan pemikiran-pemikiran kritis mereka terhadap kondisi lingkungan sekitar.

Saya yakin teman-teman jelas telah mengatahui benar bagaimana lingkungan desa, apa itu desa, apa saja yang dilakukan masyarakat desa,dan  bagaimana pola pikir mereka. Namun mungkin sebagian dari kita belum secara nyata dan pasti dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Sebagian dari kita mungkin hanya melihat dari tayangan televisi atau membaca secara cepat di internet gambaran tentang desa. Acara ini bertujuan untuk memberikan gambaran secara nyata yang dapat dilihat langsung oleh mata dan pikiran kritis kita. Pemikiran yang kritis akan datang dari apa yang kita lihat dan apa yang kita rasakan. Pemikiran kritis tersebut akan dituangkan dalam bentuk tulisan, video, atau foto sebagai output dari acara ini. Output ini adalah sarana dalam menyalurkan pemikiran kritis mereka atas apa yang mereka lihat dan rasakan selama 3 hari 2 malam. Acara FISIP Masuk Desa membawa nilai-nilai, yaitu  Berbagi, Memberi, Mengabdi.

Sebelum berlanjut, saya ingin mengutip suatu quote yang saya percayai:

“Berbahagialah dia yang makan dari keringatanya sendiri bersuka karena usahanya sendiri dan maju karena pengalamannya sendiri” (Pramoedya Ananta Toer, Bumi Manusia).

Rangkaian aksara ini benar – benar menginspirasi saya untuk maju karena pengalaman yang saya cari, bersuka karena usaha yang saya dapatkan, dan berbahagia karena dapat meraih sukses karena keringat saya sendiri. Pengalaman, usaha, dan kesuksesan bukan suatu yang instan dan begitu saja di dapatkan, perlu berbagai proses untuk mencapainya. Bagi saya kesuksesan yang sebenarnya ialah apabila kita sudah dapat berbagi dengan orang lain. Kesuksesan yang sebenarnya apabila kita sudah dapat berarti dimata orang lain.kesuksesan yang sebenarnya ialah apabila kita dapat menciptakan kebagaiaan dan kesedihan untuk orang lain. Acara FISIP Masuk Desa memberikan saya dan teman-teman FISIP UI jalan untuk menuju kesuksesan yang sebenarnya.

Salam,

Maghfira Izza Fikria

Maghfira Izza Fikria

Ketua Pelaksana FISIP Masuk Desa